Alyssa

Share your story

Aborsi adalah satu satunya pilihan terberat yang aku putuskan. Ga mungkin untuk melanjutkan kehamilan ini, belum menikah adalah alasan terbesarku. G membayangkan gimana malumya keluarga ku. Kalau dinilai aku egois krna aku harus menggagalkan bayi ini, aku terima. Tapi jujur rasa bersalah masih membayangi. Awal membeli obat2an untuk aborsi 2jt dan g ada hasil hanya ada 2 pil Cytotec dan obat obatan lain yg aku g paham yg aku dapat. Hanya perdarahan aja. Mulai bimbang hati ini akhirnya aku beli lagi 10 misoprostol dgn harga 1.2jt. jam 6 aku pakai sesuai instruksi lalu sekitar jam 12 siang puncaknya. Hasil konsepsi keluar sudah. Sedig rasanya. Walaupun pasangan ngajak nikah tapi aku g ingin menikah krna hamil dluan. Dan selepas hal ini aku dan dia berkomitmen no sex before married. And if you guys aktif seksual jangan lupa selalu gunakan alat kontrasepsi. Atau jika terlanjur gunakan postinor2. Lebih baik mencegah krna aborsi g selalu berhasil + harganya yang sangat mahal dan banyak kerugian lainnya. Segera kembali k jalan tuhan dan taubat.

2018 Индонезия

Незаконность аборта повлияла на ваши чувства?

Sad, guilty

Как другие люди отреагировали на ваш аборт?

Pasangan awalnya menolak. Tp aku yg memaksa harus melakukan ini. Tidak ada yg tau dri pihak keluarga

Bryann Turner

It was the right decision for me at this time.

noha

y la verdad para mi fue un alivio, esto comenzó un el mismo dia que decidi…

Frida Ku

La experiencia que me cambio.

Key

I was too careless after meeting a guy when I was in a vulnerable period and…

carolina

Interrumpi mi embarazo de un mes y medio

Valéria

Espero que minha experiência possa ajudar quem vai passar pela mesma situação

BC

Depois de algum tempo lendo os depoimentos por aqui, decidi deixar também o meu.

Cela B

Você precisa fazer uma auto avaliação e ver o que é melhor pra você. Não…

Riki

We're not monsters!

Nicole

No estaba segura que iba ser de mi futuro.

Kidda Sinsee

And I was afraid at first...

Mulher

Uma escolha pra vida!

Ana Luiza

A ironia entre abortar e renascer.